Translasi atau pencerminan pada Transformasi Geometri merupakan materi matematika kelas xi, yuk simak pengertian, contoh soal, dan cara menentukan bayangannya berikut
Hai Sobat Sinmat! Pernahkah kamu berhadapan dengan cermin? Bayangan kamu di cermin adalah hasil dari sebuah transformasi matematika yang disebut refleksi. Seru kan? Setelah sebelumnya kita belajar Translasiβ
, Kali ini kita akan belajar Transformasi geometri, termasuk refleksi. Refleksi adalah salah satu konsep penting dalam geometri yang menggambarkan bagaimana suatu objek geometris dapat memantulkan atau mencerminkan dirinya terhadap suatu garis atau bidang tertentu.
Perhatikan ilustrasi berikut
Gatotkaca berdiri di depan cermin dengan jarak 50 cm dan tinggi Gatotkaca adalah 160 cm. Bagaimana hasil refleksi Gatotkaca terhadap cermin? Bagaimana jarak bayangan Gatotkaca terhadap cermin ?
Sobat, jika kita lihat pada cermin hasil bayangan Gatotkaca berupa sosok Gatotkaca dengan bentuk, tinggi dan jarak bayangan sama namun arahnya saling berhadapan bukan?. Menurut kamu refleksi itu seperti apa nih, dan bagaimana sifanya? yuk baca selengkapnya.
Pengertian Refleksi pada Transformasi Geometri
Refleksi (pencerminan) adalah suatu transformasi yang memindahkan tiap titik pada bidang dengan menggunakan sifat bayangan oleh suatu cermin. Refleksi disimbolkan dengan Maβ dengan a merupakan sumbu cermin.
Sifat-sifat Refleksi
Setelah memperhatikan ilustrasi pada gambar diatas kita peroleh nih sifat refleksi, yaitu
Jarak dari titik asal ke cermin sama dengan jarak cermin ke titik bayangan
Garis yang menghubungkan titik asal dengan titik bayangan tegak lurus
terhadap cermin
Garis-garis yang terbentuk antara titik-titik asal dengan titik-titik
bayangan akan saling sejajar
Selanjutnya, mari kita bahas jenis-jenis refleksi ya.
Jenis-jenis Refleksi pada Transformasi Geometri
1. Pencerminan terhadap sumbu x
Misalkan sembarang titik A(x,y) dicerminkan terhadap sumbu x akan menghasilkan bayangan Aβ²(x,βy). dapat kita tuliskan
A(x,y)MsbxββAβ²(x,βy)
atau misal bayangannya Aβ²(xβ²,yβ²) dapat juga kita tuliskan dalam bentuk matrix transformasi Matriksnya : M=(10β0β1β) sebagai berikut
(xβ²yβ²β)=(10β0β1β)(xyβ)
**Contoh**
Jika titik B(β2,5) dicerminkan terhadap sumbu x, tentukan bayangan titik B!
Alternatif Penyelesaian βοΈ
B(x,y)MsbxββBβ²(xβ²,yβ²)
Hitung dengan matrix
(xβ²yβ²β)(xβ²yβ²β)(xβ²yβ²β)β=(10β0β1β)(xyβ)=(10β0β1β)(β25β)=(β2β5β)β
Jadi bayangannya adalah Bβ²(β2,β5).
Jika garis l:3xβ2yβ5=0 dicerminkan terhadap sumbu x maka hasil bayangan garis l adalah β¦
Misal titik A(x,y) memenuhi persamaan 3xβ2yβ5=0 sehingga bayangan dari A adalah Aβ²(xβ²,βyβ²) (ubah tanda y menjadi kebalikannya) diperoleh
x=xβ²y=βyβ²
Substitusi x=xβ² dan y=βyβ² ke persamaan garis π
3xβ2yβ5=03xβ²β2(βyβ²)β5=03xβ²+2yβ²β5=0β
Jadi, persamaan bayangan garis π adalah 3x+2yβ5=0
2. Pencerminan terhadap sumbu y
Misalkan sembarang titik A(x,y) dicerminkan terhadap sumbu y akan menghasilkan bayangan Aβ²(βx,y). dapat kita tuliskan
A(x,y)MsbyββAβ²(x,βy)
atau misal bayangannya Aβ²(xβ²,yβ²) dapat juga kita tuliskan dalam bentuk matrix transformasi Matriksnya : M=(β10β01β) sebagai berikut
(xβ²yβ²β)=(β10β01β)(xyβ)
**Contoh**
Tentukan bayangan titik A(1,2), B(3,-1) dan C(-4,-6) jika dicerminkan terhadap sumbu Y!
Alternatif Penyelesaian βοΈ
Untuk soal ini kita kerjakan sekaligus (bukan titik A atau B atau C sendiri-sendiri). caranya dengan menggunakan perkalian matriks M=(10β0β1β)
Bayangan titik A(1,2), B(3,-1) dan C(-4,-6) secara serentak :
bayangan (Aβ²βBβ²βCβ²β)β=(10β0β1β)Γ awal=(10β0β1β)Γ(12β3β1ββ4β6β)=(1β2β31ββ46β)β
Jadi, Kita peroleh bayangan masing-masing adalah Aβ²(1,β2),Bβ²(3,1) dan Cβ²(β4,6).
Jika garis l:2xβ3y+12=0 dicerminkan terhadap sumbu Y maka hasil bayangan garis l adalah β¦
Alternatif Penyelesaian βοΈ
Matriks pencerminan terhadap sumbu Y :
M=(β10β01β)
Menentukan hubungan (x,y) dan (xβ²,yβ²) :
(xβ²yβ²β)(xβ²yβ²β)β=(β10β01β)(xyβ)=(βxyβ)β
Kita peroleh :
xβ²=βxβx=βxβ²yβ²=yβy=yβ²
Substitusi bentuk x=βxβ² dan y=yβ² ke persamaan awalnya sehingga kita dapatkan persamaan bayangannya :
2xβ3y+12=02(βxβ²)β3yβ²+12=0β2xβ²β3yβ²+12=0 (kali -1) 2xβ²+3yβ²β12=0β
sehingga bayangannya 2xβ²+3yβ²β12=0 atau 2x+3yβ12=0.
Jadi, persamaan bayangannya adalah 2x+3yβ12=0. π